Your Theme License is INVALID or EXPIRED

5 Film Layar Lebar Produksi Art2Tonic, No. 5 Paling Bikin Baper

 
0

Sebagai orang Sulawesi khususnya Makassar, bila mendengar nama Art2Tonic, apa yang tiba-tiba muncul di pikiran Kalian? Yuppzz… Lagu-lagunya yang Makassar banget seperti: Ewako PSM, Makassar Bisa Tonji, Jadi Kenapami, serta Baco Becce. Nah, inilah beberapa judul lagu dari Art2Tonic yang pernah nge-booming di Makassar pada masanya.

Orang Makassar ketika mendengar lagu-lagu Art2Tonic bisa langsung senyum-senyum sendiri. Selain karena memang lagu-lagunya enak didengar, semua lirik lagunya santai tapi ngena banget alias maknanya benar-benar tersampaikan. Art2Tonic sendiri dibentuk pada tahun 2004 sebagai Band Indie Makassar yang terus menghasilkan karya-karya lewat lagu.

Keseringan melihat produksi video klip dari lagu-lagunya sendiri, Art2Tonic kemudian terpikirkan untuk membuat film. Seiring berjalannya waktu, Art2Tonic kemudian melebarkan sayap dengan membentuk sebuah Production House (PH) di tahun 2010, yaitu PT. Paramedia Film Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Paramedia Indonesia. PH milik Art2Tonic ini terletak di Jl. Batu Putih Bundar no.13, Makassar.

Seperti salah satu judul lagunya yaitu ‘Makassar Bisa Tonji’, Art2Tonic bisa menunjukkan bahwa dalam bidang industri kreatif termasuk dalam produksi film, Makassar bisa tonji bersaing film-filmnya dengan film nasional lainnya.

Di tahun 2014 Art2Tonic berhasil memproduksi film pertamanya, yaitu Bombe’. Setelah launching, ternyata film ini diterima dengan baik oleh masyarakat. Ini membut Art2Tonic semakin bersemangat untuk terus menghasilkan film-film kearifan lokal Sulawesi lainnya. Dan terbukti, hingga kini Art2tonic telah memproduksi setidaknya 5 Film Layar Lebar. Film apa sajakah itu?

1. BOMBE’

film bombe - bagooli.com
Sumber: reviewmoviemagz

Bombe’ adalah film pertama yang diproduksi oleh Art2Tonic dan disutradarai langsung oleh Rere Art2Tonic. Film ini pertama kali dirilis pada November 2014.

Film yang berdurasi 92 menit ini bercerita tentang Enam anak yang gemar berkelahi, bersatu karena kesamaan nasib (berada dalam kota mati). Apalagi mereka terpencar menjadi tiga kelompok. Saat mencari teman-teman yang terpisah serta kabar orangtua mereka, keenam anak ini saling bahu-membahu.

Di tengah pencarian itu, kaki Kayla terluka parah dan membuat gadis kecil ini demam tinggi hingga tak sadarkan diri. Di sisi lain, Yudi tenggelam di Pantai Losari. Zaki yang ada di tempat itu juga tak bisa berbuat banyak karena tidak bisa berenang.

Di tengah film muncul sosok Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin. Ilham menuntun keenam anak yang tersesat itu untuk mencari tahu jawaban atas kejadian yang mereka alami.

2. SUMIATI

Sumiati - bagooli.com
Sumber: twitter.com

Selanjutnya di tahun 2015 tepatnya di bulan November, Art2Tonic kembali meluncurkan film keduanya yang berjudul Sumiati. Sama seperti film sebelumnya, film ini juga disutradarai langsung oleh Rere Art2Tonic.

Film ber-genre horror yang berdurasi 86 menit ini menceritakan tentang sorang wanita yang sangat patuh pada ibunya, dia bernama Sumiati. Suatu ketika Sumiati dijodohkan dengan seorang nelayan yang baik hati. Saat pesta adat bugis tersebut dilakukan, Sumiati berjanji kepada sang ibu, bahwa dia akan setia mendapingi suaminya yang merupakan pilihan ibunya tersebut.

Akan tetapi mala petaka pun menimpa Sumiati, setelah 3 hari pasca pernikahannya, dia diperkosa oleh empat pemuda yang tidak dikenalnya. Pikiran Sumiati pun mulai kacau, karena dia sempat memegang janji pada ibunya untuk setia pada suaminya. Dari situlah rasa takut akan janji tersebut membuat Sumiati berpikir pendek. Dia melakukan tindakan cerobah dengan menghilangkan rasa takut tersebut dengan cara gantung diri.

3. Bombe’ 2: DUMBA’-DUMBA’

bombe 2: dumb'-dumba'
Sumber: sinopsisfilmbioskopterbaru.com

Film ketiga yang diproduksi oleh Paramedia Indonesia adalah Bombe’ 2: Dumba’-Dumba’. Sama seperti Film Bombe’ sebelumnya, film ini juga ber-genre drama, anak-anak. Untuk film ketiga ini, Rere Art2Tonic tak hanya sebagai sutradara, tapi juga sebagai penulis dari film ini.

Film yang berdurasi 90 menit ini bercerita tentang enam orang sahabat yang terdiri dari Yudi, Zaki, Aya, Seysa, Kayla dan Rara. Mereka merupakan siswa SD yang sekolah di sekolah yang sama dan di kelas yang sama pula. Jiwa persahabatan mereka rusak bermulai ketika ayah Zaki dan Yudi mejemput mereka di Sekolah.

Di antara kedua ayah tersebut memiliki masa lalu yang tegang. Ayah Yudi pernah bersaksi di sebuah persidangan yang membuat ayah Zaki dipenjara. Ayah Zaki berencana untuk membalas dendam kepada Ayah Yudi sehingga membuat retaknya persahabatan antara Yudi dan Zaki.

Yudi tidak dibolehkan sekolah oleh ayahnya. Namun Yudi bersikeras untuk pergi ke sekolahnya. Saat Yudi berlari, dirinya tersandung hingga membuat kepalanya terbentur dan Yudi harus koma. Agar membuat Yudi sembuh dari komannya , dokter menyarankan agar mengumpulkan semua teman Yudi untuk mengajak dirinya bermain serta untuk merangsang pendegarannya.

Di sisi lain, Ayah Yudi telah bersiap dengan kelompoknya untuk menyerang ayah Zaki. Di saat itu juga secara tiba tiba terjadi gempa  yang meluluhlankakkan kota Makassar.

4. SILARIANG

silariang - bagooli.com
Sumber: otosurabaya.com

‘SILARIANG: Menggapai Keabadian Cinta’ merupakan film keempat yang dirilis oleh Art2Tonic pada Maret 2017. Film ini juga ditulis dan disutradarai langsung oleh Rere Art2Tonic.

Film yang berdurasi 90 menit ini bercerita tentang takdir dua sejoli yaitu Cia (Dinda Surbakti) dan Ali (Jeyhan Kler) yang harus menghadapi jalan terjal dalam menggapai cinta mereka.

Cerita berawal dari sebuah kelurga bernama Petta Lolo (Zulkifli Gani Ottoh) dan istrinya (Ika KDI) yang sedang bersiap menuju ke sebuah acara pesta pernikahan. Namun, rencana ke pesta batal karena mereka mendapati putrinya sudah kaku tak bernyawa di kamarnya. Ternyata si putri tersebut bunuh diri karena sakit hati kekasihnya menikah dengan perempuan lain. Lebih tragisnya lagi, kekasih sang putri adalah kerabat yang hendak dihadiri pestanya oleh Petta Lolo dan istrinya.

Cerita pun berlanjut beberapa tahun kemudian. Cia yang juga merupakan putri Petta Lolo, tumbuh dewasa. Ia jatuh cinta kepada seorang pemuda bernama Ali. Hubungan cinta Cia dan Ali menjadi rumit. Cia dan Ali terus menghadapi kendala dan tidak pernah mendapat restu dari kedua keluarga karena adanya dendam masa lalu, serta  perbedaan derajat sosial.

Cia dan Ali memiliki sahabat-sahabat yang setia seperti Ati (Nur Fadillah), Rio (Ikram Noer), dan Mamak Ramlan  (Husen) yang selalu memberi nasehat dan dukungan. Namun, Cia dan Ali memilih jalan pintas, yakni kawin lari atau disebut juga ‘Silariang’. Mengetahui putrinya kawin lari (Silariang) dengan Ali, Daeng Mariolo (Syahriar Tato) marah, dan sepakat mencari keduanya. Peristiwa Silariang Cia dan Ali memicu berbagai pertikaian di antara dua keluarga.

5. MAIPA DEAPATI & DATU’ MUSENG

Maipa deapati & Datu Museng - bagooli.com
Sumber: film.mbahsinopsis.id

Nah inilah film terbaru yang dirilis oleh Art2Tonic, tepatnya pada tanggal 11 Januari 2018. Film Ini diadaptasi dari Kisah Legenda di tanah Mangkasara. Film yang mengangkat Kisah cinta yang disebut-sebut lebih romantis bahkan lebih tragis dari kisah cinta Romeo dan Juliet ini ditulis dan disutradarai langsung oleh Rere Art2Tonic.

Memiliki durasi yang sedikit lebih lama dari film-film sebelumnya yaitu 118 menit, Film ini dibuka dengan adegan jatuhnya tanah Makassar di tangan VOC. Sejumlah lelaki yang masih setia dengan tanah Makassar berkumpul. Mereka menyatukan kekuatan dan bersepakat memanggil Datu’ Museng (diperankan Shaheer Sheikh) yang berada di Sumbawa untuk pulang ke kampung halamannya, Makassar. Datu’ Museng yang cakap dan pemberani, dipercaya mampu menjadi pemimpin perang melawan penjajah.

Datu’ Museng yang telah menikahi putri Kerajaan Sumbawa pun tergugah. Ia mengajak sang istri, Maipa Deapati (Filhzah Burhan) ikut bersamanya ke tanah Makassar. Maipa percaya, perang tak bisa memisahkan cintanya pada Datu’ Museng.

Kedatangan Datu’ Museng dan Maipa di tanah Makassar telah sampai di telinga Tomalompoa, pemimpin VOC yang diperankan dengan oleh Hans de Kraker. Tomalompoa tidak hanya tertekad ingin menghabisi Datu’ Museng, tetapi juga terpikat pada kecantikan Maipa dan ingin memilikinya.

Film yang berjudul Maipa Deapati & Datu’ Museng ini berhasil menyentuh hati para penontonnya. Film ini sukses membuat para penonton menjadi baper. Bahkan ada yang menonton film ini hingga 2 sampai 3 kali saking jatuh cintanya dengan film ini. Selain karena film ini diperankan oleh Aktor Bollywood, jalan cerita dari film ini memang sangat menarik dan menyentuh hati.

Itulah kelima film yang telah diproduksi oleh Art2Tonic. Dari sinopsisnya saja sudah sangat menarik, palagi ketika ditonton. Film-film produksi Art2Tonic ini diterima dengan baik oleh masyarakat yang tak hanya dari Makassar tapi juga dari luar Makassar.

Art2Tonic dalam memproduksi film benar-benar total. Bahkan untuk soundtrack dari film-film tersebut juga dibuat sendiri oleh mereka. Kesuksesan film-film yang telah diproduksi serta banyaknya pujian-pujian yang mengalir tidak membuat Art2Tonic menjadi sombong seakan-akan telah naik di atas awan. Ini justru membuat mereka bersyukur karena masyarakat menerima dengan baik karya-karya mereka.

Apa yang Art2Tonic lalui, mulai dari nge-band hingga bisa sukses sebagai PH besar seperti sekarang ini benar-benar memberikan banyak pelajaran yang patut dicontoh. Salah satunya adalah jangan terpaku atas apa yang telah dihasilkan saat ini. Namun teruslah berkarya, dan kembangkan produktivitas.

Seperti kata kanda Rere Art2Tonic, “Orang-orang otodidak menggunakan pengalaman hidupnya sebagai guru dan menggunakan hatinya sebagai insting”. Yah betul.. karena guru terbaik adalah pengalaman.

 

Personal Blog: www.ilayahya.com || Instagram: @ilayahya_ || Facebook : Ila Yahya || Youtube: ILA YAHYA || Twitter: @ilayahya_