6 Hal yang Biasanya Menjadi Penyebab Kemacetan di Makassar

 
0

Kota Makassar sering macet? Wajar kok.. Kan salah satu kota Metropolitan di Indonesia. Macet memang selalu identik dengan kota-kota besar. Meningkatnya pemilik kendaraan pribadi membuat peluang terjadinya kemacetan semakin meningkat.

Siapa sih yang betah berlama-lama terjebak macet? Kadang memang sangat menjengkelkan ketika Kita buru-buru hendak ke sekolah / kampus / kantor dan ternyata di perjalanan malah kejebak macet. Pengen marah, tapi marah sama siapa? jadi yah harus kudu sabar menghadapi kemacetan tersebut.

Tapi, pernah gak berpikir bahwa sebenarnya macet kadang terjadi karena ulah dari kita sendiri. Menerobos traffic lights, parkir sembarangan, dan masih banyak lagi. Lalu, hal-hal apa saja sih yang biasanya menjadi penyebab kemacetan khususnya di Makassar?

1. Demonstrasi

Salah satu penyebab utama kemacetan yang tak hanya terjadi di Kota Makassar namun juga di Kota-kota lainnya adalah karena adanya demonstrasi ini. Bila demonya besar-besaran, akan menyebabkan kemacetan yang lumayan lama. Macet ini biasanya disebabkan karena adanya momen tutup jalan oleh para demonstran, bakar ban, pengrusakan, dan masih banyak lagi. Kadang juga banyak yang jengkel dengan momen seperti ini.

Adanya aksi demonstrasi biasanya digelar untuk memprotes suatu peristiwa, misalnya penolakan kenaikan harga BBM, reaksi protes atas terjadinya suatu ketidakadilan, dan masih banyak lagi.

2. Traffic Lights Tidak Berfungsi

Ketika Traffic Lights sedang mati alias tidak berfungsi, maka semua pengguna jalan raya akan merasa bahwa lampu lalu lintas pada saat mereka melintas adalah dalam keadaan hijau. Semua mengandalkan kelincahan dalam mengendarai, merasa bahwa mereka sedang terburu-buru sehingga harus cepat.

Banyak pengendara yang mementingkan keegoisannya ketika traffic lights tidak berfungsi. Semuanya ingin jalan tanpa ada yang mau mengalah. Alhasil, macet pun tak terelakkan. Penyebab kemacetan seperti ini juga biasanya akan berlangsung selama berjam-jam, tergantung yang mengatur lalu lintas pada saat itu. Bila ada yang turun tangan untuk mengatur lalu lintas, maka kondisi jalan dapat cepat kembali stabil.

3. Banjir / Terdapat Genangan Air

Bila terjadi banjir atau terdapat genangan air di jalan, yang akan dilakukan oleh setiap pengendara baik mobil ataupun motor adalah berhati-hati dan menurunkan kecepatan kendaraannya. Bahasa kerennya adalah tidak rapa-rapa dalam mengendarai ketika ada banjir atau genangan air.

Selain sebagai etika dalam berkendaraan untuk menghindari yang namanya menciprati air pada yang di sebelah kendaraan kita, memelankan kendaraan juga untuk mengantisipasi bila pada banjir atau genangan air tersebut terdapat lubang pada jalan. Sehingga ini akan menghindari yang namanya insiden jatuh bodo’-bodo’ (pada pengguna motor), sedangkan pada pengendara mobil, menghindari insiden ban mobil terjebak di lubang.

Walau banjir memang menjadi salah satu penyebab kemacetan, namun untuk yang satu ini bisa dimaklumi oleh pengguna jalan.

4. Insiden Kecelakaan

Ini juga biasanya menjadi penyebab kemacetan di Makassar. Apa yah… Rasa keingintahuan pengguna jalan raya di Makassar sangat tinggi. Bila terjadi insiden kecelakaan, pengendara yang melintas akan mulai melihat ke arah tempat terjadinya kecelakaan / tempat korban diistirahatkan. Kemudian satu persatu mulai singgah. Ada yang hanya sekadar melihat dan ingin tahu, dan ada yang singgah kemudian merekam video di Tempat terjadinya kecelakaan. Kadang pada merasa geram gak sih dengan orang-orang yang seperti ini?

5. Parkir Liar

Adanya parkir liar yang menggunakan sebagian pinggir-pinggir jalan sebagai lahan parkir juga biasanya menjadi penyebab kemacetan di Makassar. Tak dapat dipungkiri, saat ini masih ada saja tempat-tempat yang ramai pengunjung namun tidak memiliki lahan parkir.

Seperti halnya, beberapa rumah makan yang terdapat di Jl. Boulevard yang selalu ramai pengunjung namun tidak memiliki lahan parkir yang cukup luas. Sehingga pengunjung harus menggunakan sebagian pinggiran jalan raya untuk dijadikan sebagai tempat parkir.

Belum lagi dengan gedung resepsi pernikahan. Ada beberapa gedung resepsi pernikahan di Makassar yang tidak memiliki lahan parkir yang cukup luas. Sehingga lagi-lagi, tamu harus memarkirkan kendaraannya di pinggir-pinggir jalan. Alhasil, juga menimbulkan kemacetan bagi pengendara lain.

6. Hal-hal Lain

Hal lain yang biasanya menyebabkan kemacetan adalah adanya bus besar yang mutar. Bayangkan bila bus yang besar itu mulai mutar arah, bisa menyebabkan semacetan. Walau tidak lama-lama banget, tapi ini sebenarnya agak mengganggu.

Penyebab kemacetan lainnya adalah adanya acara nikahan di pinggir jalan. Pernah gak kalian berada di posisi seperti ini? Lagi ngalamin macet (gak padat-padat amat sih), pas sampe di depan-depan nemu pengguna jalan yang lagi jalan pelan banget trus matanya mengarah ke sumber suara hiburan (electone). Hingga membuat kita jadi menggerutu sendiri; “ya ampuunn orang ini.. Kenapa tidak singgah sekalian dari pada harus jalan pelan banget malah menghalangi pengguna jalan yang di belakang? ” -_-

Selanjutnya, yang menjadi penyebab kemacetan adalah adanya mobil besar seperti molen, truk dan bus yang mogok di tengah jalan. Bila ini terjadi, pengguna jalan raya harus bisa lebih sabar, karena kemacetan yang seperti ini biasanya akan terjadi selama berjam-jam.

—–

Itulah beberapa hal yang biasanya menyebabkan kemacetan khususnya di Makassar. Untuk mengurangi atau meminimalisir kemacetan, sebenarnya Kita kembalikan lagi ke individu masing-masing. Hingga kini, masihkah kita sering menerobos traffic lights? Ataukah masih melakukan hal-hal lain yang menjadi penyebab  kemacetan?

Lalu, bagaimana menurut Kalian? Apakah ada penyebab lain yang menimbulkan kemacetan di jalan raya? Komen yah di bawah hal apa saja yang biasanya membuat macet selain hal-hal yang telah disebutkan di atas.

 

Selain kepada-Nya, jangan terlalu percaya pada siapapun. Follow me on Instagram: @ilayahya_