5 Kue Tradisional Paling Dicari Saat Ada Acara Nikahan

 
0

Sulawesi Selatan merupakan salah satu provinsi yang memiliki keunikan yang beragam. Baik itu dari segi bahasa, seni dan budaya, kuliner, hingga adat pernikahan.

Berbicara mengenai pernikahan, siapa sih yang gak senang saat ada keluarganya yang nikah? Selain Banyak makanan dan kue enak, juga bisa tebar pesona saat acara resepsi #Eehh. Becanda-becanda..

Dalam acara pernikahan, mempersiapkan beragam jenis kue adalah hal yang wajib. Tak heran bila kue-kue tradisional bersaing dengan kue-kue modern menghiasi bosara. Saking banyaknya jenis kue, terkadang seseorang jadi bingung sendiri pengen makan kue yang mana dulu.

Walaupun kue modern tampilannya lebih menarik dan bukan tidak mungkin bahwa rasanya memang benar-benar enak, di sisi lain banyak juga kok yang masih mencari kue-kue tradisional.

Bagi suku Bugis, ada beberapa kue-kue khas yang menjadi kue paling dicari saat ada acara nikahan. Kue apa sajakah itu?

1. Barongko

Barongko - bagooli.com
Sumber: daradaeng.com

Ini nih kue tradisional yang paling dicari saat ada acara nikahan. Tak hanya pada acara nikahan adat Bugis, Kue Barongko juga merupakan kue yang paling dicari ketika ada acara nikahan adat Makassar. Kue yang satu ini memang selalu juara dan selalu bisa mengambil hati peminatnya.

Kue khas Bugis-Makassar ini terbuat dari Pisang yang dihaluskan, kemudian dicampur dengan santan, telur dan gula pasir. Selanjutnya dibungkus dengan daun pisang,  setelah itu dikukus hingga matang. Untuk mempertahankan kelezatan dan cita rasanya yang khas, Barongko haruslah dikerjakan oleh orang yang berpengalaman.

Barongko tak hanya difavoritkan oleh orang dewasa, karena anak-anak pun banyak yang menyukai kue tradisional ini. Selain ditemui di acara-acara pernikahan, kue Barongko juga biasanya disajikan saat ada hajatan lainnya seperti acara syukuran, lamaran, ulang tahun, sunatan, maupun acara adat lainnya. Padahal dahulu, kue yang satu ini hanya disajikan untuk raja-raja Bugis.

2. Katiri Sala

katiri sala - bagooli.com

Sumber: cookpad.comIni juga kue tradisional yang paling dicari ketika ada acara nikahan. Berbeda dengan kue Katiri Sala yang di jual di penjual-penjual kue, Katiri Sala yang disajikan di acara nikahan terkesan lebih asli. That’s why, Katiri Sala banyak dicari ketika ada acara nikahan.

Loh, asli? Maksudnya? Emang ada kue Katiri Sala yang palsu yah?  Wait, mari Kita perbaiki redaksi katanya. Bukannya palsu, mungkin lebih ke cara pembuatannya yang kurang tepat, baik dari segi takaran bahan maupun proses membuatnya.

Bagi mereka yang ahli dalam membuat kue Katiri Sala atau bagi mereka yang sangat memfavoritkan kue yang satu ini pasti tau apakah kue Katiri Sala yang mereka makan telah pas takaran bahannya atau tidak.

Kue Katiri Sala terbuat dari Campuran gula merah dan telur untuk bagian atasnya. Sedangkan untuk bagian bawahnya biasanya digunakan songkolo (beras ketan hitam maupun ketan putih) yang diberikan santan secukupnya.

Kue Katiri Sala yang asli, takaran pembutannya adalah perbandingan 1 gelas telur dengan 3 gelas gula merah untuk satu talang ukuran sedang. Mungkin akan ada yang bergumam dalam hati, satu gelas telur dengan tiga gelas gula merah? Apa tidak kemanisan tuh? Tenang pemirsa.. Memang ini harus manis, karena di bawahnya adalah songkolo.

3. Bolu Peca

bolu_peca - bagooli.com
Sumber: 1.bp.blogspot.com

Bagi masyarakat Bugis, kue Bolu Peca juga merupakan kue yang paling dicari ketika ada acara nikahan. Namun tak hanya di acara nikahan, kue yang satu ini juga biasa dihadirkan ketika ada syukuran, mappettuada atau acara adat lainnya.

Untuk pembuatan, masih dengan campuran gula merah, kue Bolu Peca ini juga terbuat dari bahan tersebut. Pantessan yah orang bugis manis-manis, kue tradisionalnya aja banyak yang manis. #Eehhh 😀

Dalam pembuatan Kue Bolu Peca, terlebih dahulu dibuat kue bolunya dari campuran tepung terigu, tepung beras, telur dan baking powder. Untuk membuat bolu ini, ada yang biasanya tidak menambahkan gula pasir, namun ada juga yang menambahkan gula pasir secukupnya. Untuk bahan yang satu ini (gula pasir) dapat disesuaikan. Jangan takut tidak akan manis. Karena nanti setelah bolunya jadi, akan direndam di kuah gula merahnya. Kuah gula merah ini dibuat dengan cara merebus gula merah bersama bahan lainnya yaitu air, gula pasir dan sedikit garam (hanya sedikit).

Bagi yang baru pertama kali mencoba kue yang satu ini mungkin akan merasa aneh karena seperti sponge ketika dimakan dan rasanya sangat manis. Tapi bagi masyarakat bugis, kue yang satu ini merupakan kue yang paling dicari ketika ada acara nikahan.

4. Bingka

Kue Bingka - bagooli.com
Sumber: opensnap.com

Bila sebelumnya kue yang paling dicari adalah kue tradisional yang tergolong basah, nah kali ini Kue Bingka menjadi salah satu kue tradisional bertekstur kering yang paling dicari ketika ada acara nikahan.

Kue Bingka memiliki cita rasa yang khas dan memiliki tekstur khas yang padat. Walau demikian, kue yang satu ini terasa lembut, halus, gurih dan manis ketika berada di dalam mulut. Menjadikan siapa saja yang pernah memakan kue ini jadi merindukannya kembali.

Untuk membuat kue ini, caranya cukup mudah dan bahan-bahannya pun tidak ribet. Namun dalam pembuatannya, dibutuhkan kesabaran yang ekstra karena dalam hal pemanggangan akan membutuhkan waktu yang agak lama. Mengapa? Karena memang untuk mendapatkan tekstur padat yang diinginkan haruslah dipanggang lama-lama.

Kue Bingka ini terbuat dari campuran tepung terigu, gula pasir, santan setengah kental, telur, vanilla, sedikit garam dan air pandan serta pasta pandan (bila ingin membuat bingka Pandan). Cara membuatnya pun simple, campurkan semua bahan tadi menjadi satu dengan menggunakan blender (biar soft dan smooth). Setelah itu masukkan ke dalam Loyang yang telah diolesi margarine. Bila telah siap, uji kesabaran pun dimulai. Karena untuk pemanggangan dibutuhkan waktu yang agak lama sampai tekstur kue ini menjadi padat dan matang.

5. Onde-Onde

Kue Onde-onde - bagooli.com
Sumber: 2.bp.blogspot.com

Untuk kue yang satu ini, bukan hanya dirindukan atau paling dicari ketika ada acara nikahan. Tapi, di acara-acara biasa pun banyak yang mencari kue onde-onde ini. Selain karena cara membuatnya yang sangat simple, kue ini juga memberikan sensasi yang unik ketika dimakan. Gula merah yang terdapat di dalam onde-onde akan pecah di mulut ketika memakannya.

Kue berbentuk unyu-unyu ini terbuat dari campuran tepung ketan, air, gula merah, sedikit garam dan parutan kelapa.  Walaupun cara buatnya sangat simple, tapi tetap dibutuhkan kesabaran dalam membuatnya. Selain karena harus dibentuk bulat satu persatu, si pembuat Onde-onde juga harus pandai menyembunyikan gula merah yang dimasukkan ke dalam bulatan-bulatan adonan. Jangan sampai ada celah yang bisa menyebabkan air masuk saat direbus.

Nah, itulah beberapa kue khas Bugis yang paling dicari saat ada acara nikahan. Bagaimana dengan Kamu? Kue tradisional apa yang paling Kamu cari saat ada acara nikahan?

Selain kepada-Nya, jangan terlalu percaya pada siapapun. Follow me on Instagram: @ilayahya_