5 Olahan ‘Musa Paradisiaca’ Khas Sul-Sel yang Bikin Lidah Ketagihan

 
0

Hai Guys, kamu Salah satu Pencinta Kuliner sekaligus penikmat masakan khas yah? Suka hal-hal yang unik nggak? Truss Kenal buah Musa paradisiaca tidak guys? Hmm itu looh buah yang paling dekat dengan Monkey yang warnanya kuning. Apa hayoo!! Hu’umm itu adalah Pisang guys, Musa paradisiaca adalah nama latin dari Pisang. Nah, sekarang udah pada tau kan.

Anyway  Kamu udah tau nggak kalo di Makassar itu ternyata Pisang bukan hanya buruan para Monkey-Monkey Hutan aja loh guys, Tapi ternyata faktanya Pisang itu adalah buah yang dapat diolah menjadi aneka makanan khas asli Makassar loh. Wah keren banget kan yah! Iyaa dong.

Makassar adalah salah satu kota yang kaya akan hasil Budidaya Tanaman alam, salah satunya adalah Musa Paradisiaca yang lebih akrab disebut Pisang. Kali ini akan dijelaskan berbagai olahan-olahan Pisang yang wajib kamu Cicipin. Yuk mari kita simak yah guys:

1. Pisang Peppe

Pisang Peppe - bagooli.com
Sumber: Cookpad.com

Pisang Epe adalah sebuah makanan bahan utama pisang yang dilakukan penggrepekan. Artinya apa? Dalam proses penyajiannya kulit pisang mula-mulanya dikupas hingga tanpa kulit sedikit pun, dicuci dengan air bersih jika ada kran mengalir lebih bagus lagi, setelah itu dilakukan penggorengan setengah matang kemudian ditiriskan dan dilakukan penggrepekan dengan memberikan tekanan pada pisang yang telah digoreng setengah matang tadi. Usahakan jangan hancur yah. Kemudian dilakukan penggorengan kembali. Perlu dipahami bahwasannya memilih jenis pisang untuk dijadikan olahan seperti ini tidaklah sembarang. Harus sesuai dengan tekstur dari pisang dulu dan pada umumnya biasanya menggunakan pisang kapok, tapi yang setengah masak sebelum kulitnya menguning dan dagingnya masih keras.

Dah tau kan guys! Penambahan saus atau racikan cabai dan garam akan menambah kenikmatan dari olahan pisang ini.

2. Barongko

Barongko - bagooli.com
Sumber: daradaeng.com

Berbeda dengan jenis olahan Musa paradisiaca di atas yang menggunakan minyak dan wajan sebagai bahan dan alat mengoreng kali ini barongko tidak menggunakan bahan dan alat tersebut. Jika pisang Epe dengan varian rasa manis, Gurih kali ini barongko memiliki varian rasa yang manis dan sangat lumer di lidah para penikmat barongko. Kenapa hal demikian bisa terjadi? Yah jelas dong yah, Barongko dilakukan proses penyajian dalam bentuk adonan, pertama-tama pisang yang matang dengan kulit menguning bahkan kuning kecoklatan tadi (jenis pisang kepo) dihancurkan bisa dengan cara konvensional (menghancurkan dengan alat sederhana) dan modern (dengan alat penghancur mesin listrik), penambahan air perasan santan (kelapa tua yang sudah diparut) dicampurkan merata. Setelah pisangnya hancur dan merata dengan air kelapa boleh ditambah susu,telur, gula bahkan mentega untuk lebih menginginkan hasil yg berair (takaran sudah ditentukan) Biasanya barongko akan lebih nikmat jika berair. Ketika semua sudah tercampur merata maka siap untuk dimasukkan di wadah yang telah dibentuk sebelumnya. Uniknya wadah tersebut terbuat dari daun pisang yang di kreasi membentuk Segitiga sama sisi jadi tidak akan bocor ataupun dikhwatirkan akan rusak karena dilapisi 2 lembar daun pisang yang tebal-tebal. Setelah itu dimasukkan kedalam Tempat penangas yang telah disediakan dan telah dituangkan air secukupnya di dalamnya. Ditunggu hingga beberapa menit bisa mencapai kurang lebih 1 jam. Tiriskan dan siap untuk disantap, lebih nikmat jika mencicipinya dengan dingin’ dari dalam pendingin kulkas rasanya akan lebih terasa nikmat dan sejuk.

3. Dadar Pisang Ijo

Dadar Pisang Ijo - bagooli.com
Sumber: Agrowindo

Salah satu makanan khas asli Sulawesi selatan adalah Dadar Pisang Ijo. Dadar Pisang ini juga terbuat dari pisang yang sudah setengah matang maupun yang matang. Namun tidak semua jenis pisang dapat diolah menjadi dadar pisang Ijo. Pemilihan pisang juga perlu karena begitu banyaknya jenis pisang yang biasanya dimakan ternyata memiliki spesifikasi tersendiri untuk diolah dan dijadikan sebuah aneka makanan. Pisang Raja adalah sebuah jenis pisang yang sangat cocok diolah dalam bentuk dadar Pisang Ijo. Pisang Ijo sangat cocok disantap saat habis melakukan aktivitas di atas terik matahari atau untuk berbuka puasa. Bahan yang biasanya digunakan adalah tepung, es batu, sirup, garam, gula, pisang sebagai bahan utama, minyak dan pandan pasta. Warna hijau yang berasal dari pandan pasta dan ini bisa saja dipadukan dengan warna lain. Rasa gurih dan sejuk dari adonan ini sangatlah lezat dan nikmat, sangat lumer di lidah, segar dan ingin terus mencoba menyantap makanan ini dikalah terik matahari mulai meninggi. Biasanya di Makassar sendiri dadar Pisang Ijo disebut juga sebagai Es Pallu Butung.

4. Pisang Goreng Kipas

Pisang Goreng Kipas - bagooli.com
Sumber: cemilanmantap.com

Pisang goreng kipas juga merupakan olahan dari pisang kapok, pisang ini asli dari Makassar Sulawesi selatan. Rasa gurih dan nikmat dari pisang ini sangatlah menguji lidah untuk segera menyantapnya. Pisang goreng ini berbeda dari isang goreng yang biasanya sering ditemukan. Dilihat dari tekstur yang lumer, rasa yang berbeda-beda dan bentuk yang seperti kipas menjadikan sebuah alasan kuat untuk segera datang berkunjung di tempat yang menyediakan pisang kipas ini. Bahan utama dari pisang goreng kipas ini selain dari pisang yaitu tepung terigu maupun tapioka dengan penambahan berbagai racikan bumbu-bumbu yang gurih. Proses penyajian pisang kipas hampir sama dengan penyajian pisang-pisang goreng pada umumnya, yang berbeda hanyalah dari bentuk dan beberapa penambahan rasa dan rempahan yang lebih terasa gurih, sehingga kenikmatan dan kelezatan dari makanan ini sangat terasa. Selain dari racikan bumbu yang dipadukan dalam pisang akan lebih terasa nikmat dengan adanya rasa pedas atau biasa disebut bumbu saus yang menjadi bahan pelengkap dari makanan ini.

5. Pisang Epe

Pisang Epe - bagooli.com
Sumber: Sekolah pntar.com

Biasanya Pisang Epe menjadi sebuah ikon kuliner yang ada di Pantai LOSARI MAKASSAR! Hampir puluhan para Penjual pisang Epe berjejeran di pinggir bendungan pantai. Pisang Epe yang disajikan mereka beragam rasa, ada yg rasa Keju, Coklat, Caramel dll. Banyak variannya loh guys’ selain rasanya yang mantap abis juga ditambah dengan balutan racikan bumbu yang akan menambah kegurihan dari makanan ini. Makin gurih makin lezat maka makin nikmat pula ditambah mencicipinya di pinggir pantai sambil merasakan keindahan LOSARI yang sebagai IKON Makassar. Wah nunggu apalagi berasa pingin menyantapnya sekarang yah! Dalam pembuatannya, bahan dasar makanan ini yaitu Pisang Kapok dijepit dengan dua belah kayu sebelum disajikan dengan saus berbahan dasar gula aren. Sebelum di-epe’, pisang kepok yang sudah tua dikupas dan dipanggang di atas bara api, sambil dibolak-balik sampai harum dan matang kecoklatan yang kemudian dipipihkan dengan dua papan kayu hingga gepeng dan lalu dibakar kembali. Setelah itu barulah disajikan dengan saus gula aren.

 

Nah guys itulah 5 aneka olahan dari Musa paradisiaca yang akan bikin lidah kamu ketagihan, dan akan terus dan terus mencicipinya. Soo buat kamu yang belum perna mencoba salah satu makanan di atas silahkan berkunjung ke Makassar, sangat banyak dan masih menjadi makanan khas provinsi Sulawesi selatan.

Penulis, Peneliti, Pengajar, volunteer, suka tantangan dan petualang.