Your Theme License is INVALID or EXPIRED

Tak banyak diketahui, Tempat-tempat Ini Menyimpan Pesona

 
0

Makassar, kota yang menempel dengan pinggiran pantai menjadikan kota ini kaya akan wisata pantai dan pulaunya yang belakangan mulai tersohor. Tidak hanya menjadi kota perekam sejarah, merupakan kota yang menyimpan banyak potensi wisata bahari berupa pantai dan pulau-pulau.

Di tengah-tengah aktivitas kota yang kian padat, kemacetan dan cuaca tak menentu yang sering melanda Makassar membuat orang-orang terkadang jenuh hingga timbul keinginan untuk mengintirahatkan tubuh juga pikiran lewat liburan tenang. Namun, terkadang kita bingung ingin menghabiskan waktu dimana.

Minimnya informasi dan keterbatasaan pengolahan menjadi faktor mengapa beberapa tempat wisata di kota Makassar masih sepi pengunjung, padahal jika dilihat dari segi pemandangan dan suasananya, tempat-tempat tersebut layak dan memiliki potensi besar untuk masuk dalam daftar tempat untuk menghabiskan waktu bersantai atau sekedar menyegarkan pikiran.

Berikut Beberapa Tempat yang Masih Belum Ramai Dikunjungi Namun Menyimpan Pesona Tersendiri.

1. Pantai Bara

Pantai Bara via instagram.com

Saat berkunjung ke Makassar, sempatkan diri untuk main-main ke Pantai Bara yang terletak di Kabupaten Bulukumba. Perjalanan kurang lebih 200 KM yang dapat ditempuh 4-5 jam jika kondisi lalu lintas tidak macet.

Pantai Bara terkenal dengan pesona pasir putih yang menyerupai serbuk gula. Akses menuju pantai ini terbilang sulit karena harus masuk ke dalam hutan-hutan dan jalan kecil. Saat menuju pantai ini, kita akan merasa seperti berpetualang ke dalam hutan belantara. Kita akan langsung disambut oleh kicauan burung-burung hutan, jika beruntung kita juga akan bertemu kawanan monyet liar dan babi hutan yang berkeliaran di sekitar hutan.

Keindahan pantai ini sudah tidak diragukan lagi, sampah-sampah yang ada di sana bahkan masih alami dari sampah hutan dan sama sekali tidak mengurangi niat untuk menceburkan diri dan berenang di pantainya.

Di pantai ini kita juga bisa berfoto di tebing-tebing rendah dan bebatuan yang tak jauh dari pantai. Biaya masuk ke pantai ini gratis, pengunjung hanya perlu membayar parkir. Selain itu Pantai Bara juga menyediakan beberapa tempat penginapan untuk siapapun yang ingin menginap.

2. Pantai Bintang Galesong

Terletak di Kec. Galesong Takalar, atau berjarak sekitar 20KM dari Pantai Losari. Wisata ini menawarkan sebuah tren wisata yang cukup unik. Kolam renang yang berada di pinggir pantai.Sebuah tempat yang difasilitasi dengan penginapan, kafe dan dua kolam renang masing-masing untuk dewasa dan balita.

Belum banyak yang mengetahui akan eksistensi dari Pantai Bintang Galesong, padahal tempat ini berpotensi menjadi sebuah tempat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Pantai Bintang Galesong letaknya tidak jauh dari pulau Sanrobengi yang terkenal dengan pasir putihnya. Jadi, para pengunjung juga bisa sekalian mampir ke pulau itu. Hanya dengan 25 ribu rupiah per orang, pengunjuk bisa merasakan sensasi berpetulang dengan menggunakan speed boat.

Menikmati semilir angin pantai di sore hari sambil duduk di atas gazebo merupakan salah satu sensasi tak terlupakan yang bisa kamu rasakan saat berkunjung kemari.

Hal unik lainnya, adalah saat berfoto di dekat kolam renang dengan posisi yang pas, maka akan menjadi hasil yang mengecoh siapa saja. Di foto akan terlihat kolam renang yang menempel langsung dengan air pantai, padahal sebenarnya letak kolam renang dan pantai itu terpisah.

3. Pulau Lakunjang

Pulau Lakunjang via sodventure.blogspot.co.id

Tidak perlu jauh-jauh ke Maladewa, Pulau Lakunjang juga menyediakan pemandangan yang tak kalah indahnya. Diam-diam menyembunyikan pesona keindahan pasir putih dengan air pantai yang begitu jernih, Pulau yang terletak di ujung Makassar ini wajib masuk ke dalam daftar wisata bahari kamu.

Ombak dan perairan yang tenang di Lankunjang menggoda siapapun untuk melakukan snorkling. Tidak hanya menyajikan pemandangan bak seperti di Surga, penduduk Pulau Lankujang juga dikenal ramah pada siapapun yang berkunjung. Dari informasi yang beredar, pulau ini belum memiliki aliran listrik resmi. Penduduknya menggunakan generator sumber listrik.

Butuh sekitar 3 jam dari Pelabuhan Paotere untuk sampai ke Pulau Lakunjang. Masih minimnya pengelolahan sarana wisata di Pulau ini membuat kamu yang hendak berkunjung kemari dan ingin mengingap, sebaiknya membawa tenda atau menumpang tidur di rumah warga setempat.

4. Pulau Kodingareng Keke

Pulau Kodigareng Keke via www.cumilebay.com

Sebuah pulau kecil yang tak berpenghuni, berjarak sekitar 14 KM dari Makassar. Akses menuju ke pulai ini ditempuh dengan menggunakan kapal, memakan waktu sekitar 30-40 menit.

Bentuknya yang memanjang, air biru jernih dan dihiasi oleh banyak terumbu karang menjadikan Pulau Kodingareng Keke sebagai lokasi yang pas untuk mereka yang hobi melakukan diving atau snorkelling.

Tidak banyak yang berkunjung kemari karena memang Pulau ini belum ditunjang oleh fasiltas yang mendukung bagi para pengunjung yang mungkin ingin menghabiskan waktu lama. Belum ada tempat penginapan, kamar mandi, dan penjual sama sekali.

Pulau ini biasanya sudah mulai sepi menjelang sore hari, mengingat belum ada listrik di pulau ini, jikapun ada yang menginap, mereka membawa tenda dan persediaan logistik sendiri sejak berangkat.

5. Pulau Camba Cambang

Pulau Camba Cambang via modelling69.blogspot.co.id

Terletak di Pangkep, dari Makassar memakan waktu sekitar 1 jam untuk jalur darat kemudian menyebrang ke palau ini dengan menggunakan kapal dengan tarif sekitar 180-200 ribu per kapal. Sebaiknya saat berkunjung kemari kita bersama rombongan, karena tarif menyebrangnya dipatok per perjalanan.

Pulau buatan dengan ukuran sekitar 50 meter persegi itu sangat cocok dijadikan tujuan menghabiskan liburan bersama keluarga, teman, ataupun rekan kerja.Meski belum banyak yang tahu dan masih belum terlalu ramai pengunjung, Pulau Camba Cambang sudah dilengkapi dengan fasilitas yang cukup menunjang seperti tempat penginapan, kamar mandi, dan taman bermain untuk anak-anak.  Pulau ini sendiri sampai saat ini masih terus dalam tahap perkembangan, pada akhir tahun 2016 lalu juga sudah mulai tampak sebuah wahana waterboom yang sementara masih dalam pengerjaan.

Ombak yang tenang, dan udara sejuk menjadi daya tarik tersendiri untuk orang-orang yang menyukai ketenangan. Selain itu terbanyak banyak dermaga dimana kita bisa mengayunkan kaki sembari melihat ikan-ikan kecil yang berenang secara berkelompok, merupakan pemandangan yang sangat sayang jika diabaikan.

Bagaimana? Apa sudah mendapat tempat yang tepat yang kiranya akan dikunjungi? Jangan lupa juga untuk tetap menjaga kelestarian tempat-tempat wisata yang kita kunjungi dan sebelum berangkat persiapkan segala keperluan agar tak kerepotan saat berada di lokasi.

Selamat Berlibur

(Asabell Audida) Seorang mahasiswi perguruan tinggi Universitas Hasanuddin Makassar jurusan Sastra Inggris (2014), aktif menulis fiksi remaja di wattpad.com/asabelliaa