Mendengar kata Pantai Tak Berombak kalian jangan membayangkan sebuah pantai dengan hamparan pasir putih yang indah dan melihat pemandangan matahari terbenam. Jauhkan bayangan kalian yang seperti itu. Di Sulawesi Selatan kalian dapat menemukan pantai unik selain Pantai Losari sebagai destinasi wisata favorit di Makassar. Pantai tak berombak atau akrab disebut PTB adalah salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Maros.

Sebagai penyanggah perekonomian ibukota Sulawesi Selatan. PTB menjelma menjadi daerah kuliner terbesar yang pernah ada. PTB adalah sebuah area yang memiliki kolam terbesar yang ada di maros. Yah sebuah kolam besar, bukan sebuah pantai yang ada selama ini. Menarik bukan.

Di bangun pada masa pemerintahan bupati maros terdahulu. Kolam ini dulunya adalah sebuah kolam yang tidak terurus. Kolam PTB di manfaatkan oleh sebagian warga maros sebagai tempat menyalurkan hobi memancingnya. Namun muncul pemikiran untuk merelokasi semua pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang jalan nasional maka Pantai Tak Berombak di bangun.

Gagasan ini muncul di masa pemeritahan bupati Ir. H. Hatta Rahman yang menginginkan sebuah destinasi wisata baru di Kabupaten Maros. Awal pembentukannya banyak yang menyangsikan bahwa daerah ini akan menjadi pusat kuliner terbesar. Para pedagang PKL enggan untuk direlokasi karena menganggapnya sebagai lokasi terbuang.

Kalian yang sedang liburan di Makassar wajib mendatangi Pantai Tak Berombak Maros. Hampir seluruh pedagang PKL khususnya di bidang makanan membuka lapak di PTB. Selain harga sewa perhari yang murah. PKL juga diuntungkan dengan bantuan yang didapatkan jika berdagang disana. Seperti bantuan KUR dari salah satu bank nasional di Indonesia dan pemberian tenda dari kementrian perdagangan. Banyak hal unik yang kalian bisa nikmati di PTB Maros yang mengusung konsep kuliner.

Para PKL menjajakan jualannya di tempat yang disediakan di sekeliling kolam yang berbentuk persegi panjang ini. Bahkan banyak masyarakat maros sendiri tidak pernah membayangkan akan mendapatkan sebuah tujuan untuk nongkrong dengan keluarga. Berikut adalah hal yang kalian bisa nikmati di Pantai Tak Berombak (PTB) Kabupaten Maros.

1. Pilihan Makanan Yang Berlimpah

Kuliner di PTB via 4.bp.blogspot.com

Bagi kalian sebagai penjelajah kuliner, seorang food bloger atau sekedar hanya mencari tempat untuk makan malam. PTB adalah pilihan yang tepat disaat berada di Maros. Mulai dari makanan lokal Sulawesi Selatan bahkan makanan dari seluruh Indonesia. Tidak sulit untuk menemukan makanan disini, karena memang PTB dibangun untuk memuaskan perut-perut manusia yang lapar.

Mengenai harga makanan jangan khawatir harga di PTB semuanya sama antar satu pedagang dengan pedagang yang lain. Mulai dari Rp. 10.000 sampai Rp. 25.000 kalian sudah bisa makan dengan kenyang. Jangan takut tanggal tua karena PTB di bangun untuk rakyat. Jadi tidak merobek dompet. Makanan yang umum adalah ayam goreng, ayam bakar, dan nasi goreng. Ada juga coto makassar, sop konro sampai kikil dapat dengan mudah di temui.

Mau jajanan disini ada pisang epe sampai kue tradisional pun tersaji lengkap. Area makan pun terbilang seru untuk kawula muda. Area makan dibuat dengan desain food court bahkan kalian bisa makan di pinggir kolam serasa di pantai.

2. Aneka Jus dan Minuman Lokal Tersaji

Aneka Jus via 1.bp.blogspot.com

Tidak lengkap rasanya jika makan tanpa ditemani minuman yang segar. Di PTB kalian bisa memiliki aneka jus dengan buah segar. Tidak hanya jus tetapi minuman lokal khas sulawesi seperti sara’ba yang ditemani dengan ubi goreng akan menambah keseruan kalian untuk nongkrong di PTB. Ada juga cemilan seperti tela-tela. Tela-tela adalah ubi goreng yang di potong dan ditaburi bumbu perasa seperti balado, keju dan masih banyak lagi. Sangat lengkap mengisi kekosongan kalian apalagi bagi seorang jomblo sejati.

3. Nongkrong Seru di Warung Kopi

Tempat Nongkrong via media.minumkopi.com

Bagi penikmat kopi PTB bisa menjadi pilihan. Di sekitar PTB saat ini banyak dibangun berbagai warkop yang menyajikan kopi toraja dengan metode penyajian tradisional seperti di seduh atau biasa disebut kopi tubruk atau dengan cara modern seperti vietnam drip.

Mengusung tema lokal memang membuat PTB sebagai surga kuliner Sulawesi Selatan. Jadi semua yang disajikan dari bahan lokal. kalian yang ingin menikmati kopi bersama pasangan atau nongkrong bareng komunitas bisa datang ke sini. Jangan takut mahal karena harganya dibawah warkop modern.

4. Menikmati PTB dari Dermaga

PTB via 1.bp.blogspot.com

Apa jadinya pantai tanpa dermaga dan PTB sudah memiliki dermaga sendiri. Spot untuk berfoto dengan latar belakang kolam yang indah bisa menjadi pilihan kalian untuk berfoto. Area dermaga cukup menampung 50 orang sehingga cocok untuk dijadikan tempat untuk senam pagi. Saat Malam hari kalian akan dimanjakan dengan romantisnnya temaram lampu dermaga. Cocok bagi kawula muda untuk bersantai dan menikmati malam yang indah.

Lokasi dermaga cocok juga untuk tempat pengambilan foto pra-wedding bagi pasangan yang ingin mendapatkan latar yang tidak biasa. Foto unik dengan latar kolam. Di hari minggu area dermaga sering dimanfaatkan sebagai lokasi untuk makan bagi orang yang selesai lari pagi karena area PTB di hari minggu di tetapkan sebagai area Car Free Day bagi warga maros.

5. Beristirahat di Hutan Kota

Hutan Kota via cdn2.tstatic.ne

Selain kalian dapat menikmati kuliner PTB kalian dapat mengunjungi Hutan Kota Maros yang letaknya disamping kolam. Ditemani dengan rindangnya pohon, kalian bisa menjadikan lokasi ini sebagai tempat piknik keluarga. Ditambah dengan fasilitas olah raga yang sudah disediakan gratis untuk menambah kebugaran tubuh kalian.

Waktu malam hutan kota ini tampak indah dengan kerlap kerlip lampu LED yang menghiasi pohon dan juga disediakan pengenal untuk setiap pohonnya sebagai sarana edukasi bagi anak-anak untuk lebih mencintai lingkungan. Jangan takut mengenai kebersihan karena baik pemerintah atau masyarakat sangat menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Para pedagang pun di wajibkan membersihkan lapaknya sendiri. Mungkin karena itu Kabupaten Maros mendapat piagam Adipura dua tahun berturut-turut.

6. Nongkrong Di Taman Turikale

taman turikale via instagram.com

Selain Hutan Kota. kalian bisa juga menikmati waktu kalian sendiri atau bersama keluarga di  Taman Turikale. Taman ini terletak tepat di depan kolam PTB. Berbeda dengan Hutan Kota.  Taman Turikale dapat dikenali dengan area yang dipenuhi dengan gasebo yang telah disediakan.

Di taman ini kalian bisa dimanjakan dengan aneka bungan dan bagi penikmat fotografi bisa mengambil gambar bunga yang ditanam disana. Hal yang unik bisa dinikmati adalah lalu lalang kendaraan di jalan nasional. Taman ini berdekatan langsung dengan jalan jadi kalian bisa melihat kendaraan yang dari atau sedang menuju ke Makassar.

7. Menikmati Minuman di Pantai Becek

Di area Pantai Tak Berombak (PTB) Maros terdapat juga area yang kebanyakannya menjajakan minuman. Area itu dinamakan Pantai Becek. Dinamakan Pantai Becek karena di penuhi dengan penjual minuman. Kononnya nama ini muncul secara tiba-tiba dan tidak tahu siapa yang memulainya dengan memberi nama itu.

Lokasinya berada di seberang kolam berdekatan dengan area terminal maros. Lokasi ini memang tempat wajib jika selesai menyantap makanan di area makanan PTB. Disana di penuhi dengan berbagai lapak penjual minuman yang bisa kalian pilih. Harganya bervariasi dari Rp. 5000 – Rp 13.000 jika bosan dengan keriuhan yang ada di PTB kalian bisa memilih tempat ini karena memberikan nuansa sunyi dan tidak terlalu berisik bahkan terlihat romantis layaknya restoran bintang lima.

8. Membeli Sepatu murah Di Pasar Senggol

pasar senggol maros via cdn2.tstatic.net

Selain makanan dan minuman, di Area PTB juga terdapat pasar rakyat yang murah. Berbagai jenis sepatu dan sendal dijual disana. Bagi kalian yang lihai dalam hal menawar kalian bisa mendapatkan sepatu hanya dengan harga Rp. 35. 000. Harga ini lebih murah jika dibandingkan dengan sepatu di mall.

Kualitasnya janga diragukan bahkan ada beberapa lapak yang menjamin garansi. Disini bukanlah sepatu bekas tetapi semuanya baru. Kesulitannya adalah setiap sepatu hanya memberikan satu ukuran, jadi kalian hanya bisa membeli sepatu yang hanya milik kalian tidak akan ada miripnya.

9. Memancing di Area Kolam

memancing di ptb via 3.bp.blogspot.com

Bagi kalian yang hobi memancing di PTB tidak ada larangan untuk memancing dan semuanya gratis. kalian bisa menikati makanan kalian sambil memancing atau jika kalian tidak mau diganggu, kalian bisa datang di pagi hari khususnya di saat acara car free day maros.

Tantangannya adalah kalian tidak akan tahu ikan apa yang akan kalian dapat. Karena dulunya PTB di fungsikan tidak hanya sebagai ikon kota maros tetapi area pemancingan jadi ada berbagai jenis ikan. Jika kalian ingin merawat kolam juga bisa membawa ikan dan menaruhnya di kolam. Namun ingat harus ikan yang hidup.

10. Area Potensi Untuk Pedagang Pemula

Pedagang di PTB via hellomakassar.com

Karena masih kurangnya pilihan. kalian yang memiliki jia pengusaha bisa membuka lapak di area ini. Walaupun bisa dikatakan semua tempat sudah penuh tetapi melihat potensi dan perputaran uang di PTB sangat besar. kalian bisa mulai berdagang. Apalagi kebanyakan yang datang ke PTB adalah anak muda. Jadi segmentasi dagangan kalian bisa sangat berpotensi meraup untung.

Itulah hal unik yang bisa kalian dapatkan jika berkunjung ke Pantai Tak Berombak di Kabupaten Maros.  Sejak berdirinya area kuliner ini. Pilihan nongkrong dan berkumpul komunitas jadi banyak. PTB saat ini telah bertransformasi menjadi titik nol kota maros. Jadi jangan lupa kalian bersiap dan mengepak barang kalian untuk mengunjungi kota maros dan Pantai Tak Berombak atau PTB Maros.

 

Muhammad Ibrahim Quraisy

Lulusan tahun 2013 dari Universiti Kebangsaan Malaysia Jurusan IT yang berfokus kepada pengembangan web dan perpustakaan digital ini sedikit mengalihkan rutinitas sebagai penulis lepas sejak tahun 2010. Telah menulis di beberapa media online Indonesia. Saat ini tengah menyelesaikan penulisan buku pertamanya secara digital. Bagi yang ingin kenal lebih dekat dengan saya silahkan kunjungi blog pribadi saya disini

View all posts

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

About Us