Your Theme License is INVALID or EXPIRED

Mengenal Alat-Alat Musik Tradisional Asal Sulawesi Selatan

 
0

Keragaman budaya di Sulawesi Selatan didoninasi oleh 4 ethis yaitu Suku Makassar, Bugis, Mandar dan Toraja, masing-masing suku memiliki kearifan lokal yang berbeda-beda. Keberagaman yang tampak di Sulawesi Selatan dapat dibedakan dari beberapa hal, seperti pakaian adat, makanan tradisional, bahasa dan juga alat musik yang sering dimainkan.

Musik sendiri sudah menjadi salah satu kompopen yang tak terpisahkan dalam perkembangan budaya. Musik ikut serta berperan terhadap pembentukan identis setiap suku yang ada di Sulawesi Selatan.

Musik sendiri sudah menjadi salah satu kompopen yang tak terpisahkan dalam perkembangan budaya. Musik ikut serta berperan terhadap pembentukan identis setiap suku yang ada di Sulawesi Selatan.

Berbagai macam alat musik dengan bentuk dan ciri khas yang unik dapat kamu temukan daerah-daerah Makassar dan sekitarnya. Meski sudah mulai terlupkan, namun masih ada saja segelintir masyarakat dari daerah perkampungan yang menyimpan dan memainkan alat-alat musik tersebut.

Artikel ini merupakan sebuah upaya untuk mengenal kembali alat-alat musik trasional daerah yang harus kamu ketahui.

1. Tolindo/Popondi

Popondi via dunia-kesenian.blogspot.co.id

Merupakan alat musik tradisional Sulawesi Selatan musik petik yang memiliki bentuk yang lumayan unik. Alat musik ini terbuat dari kayu berbentuk busur yang bertumpu pada tempurung kelapa utuh. Pada salah satu bagian busur, terdapat senar panjang yang akan menghasilkan suara bila dipetik.

Pada umumnya masrayarakat bugis menamai alat musik ini dengan sebutan Tolindo, dan untuk masyarakat Makassar menamai alat musik ini dengan sebutan Popundi.

2. Gendang Bulo

Gendang Bulo via fotosulawesi.blogspot.co.id

Salah satu alat musik yang cukup populer dan masih sering dimainkan pada setiap hajatan yang digelar oleh Masyarakat Bugis maupun Makassar. Biasanya alat musik ini dimainkan dengan dibarengi dengan pertunjukan tari khas Bugis-Makassar.

Alat musik ini sama seperti gendang pada umumnya yang tidak memiliki membran. Ia akan mengeluarkan suara bila ditepuk atau dipukul bagian kulitnya menggunakan telapak tangan. Irama yang menghentak-hentak yang dapat dihasilkan oleh alat ini dianggap dapat menambah semangat siapapun yang mendengarnya. Masyarakat Bugis menyebut alat musik ini dengan nama Idiokardo, namun kebanyakan masyarakat makassar menyebutnya Gendang Bulo.

3. Alosu

Alosu via www.tradisikita.my.id

Bentuknya yang aneh, dengan panjang hampir seperti lengan orang Dewasa. Alat musik ini berupa sebuah kotak anyaman yang di dalamnya diisikan banyak biji-bijian atau batu kecil. Sangat sederhana, namun mampu menarik perhatian. Alat musik Sulawesi Selatan yang dimainkan dengan cara digoyang-goyangkan ini bernama Aluso.

4. Klarinet

Klarinet via www.djarumcoklat.com

Alat musik tiup ini memiliki bentuk yang cukup unik, mengingatkan kita akan film-film india yang identik dengan pawang ular. Masyarakat Bugis menyebutnya Basi-basi, sementara masyarakat Makassar menyebutnya Klarinet. Alat musik tradisional Sulawesi Selatan ini adalah sebuah alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup, didalamnya terdapat membran rangkap yang dapat menghasilkan bunyi khas saat alat musik ini dimainkan.

5. Kecapi atau Kacaping

Kecapi via alampedia.blogspot.co.id

Tidak seperti gitar, alat musik ini hanya memiliki 2 senar/dawai. Kacaping adalah alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipetik. Kacaping memiliki dawai yang dikaitkan pada kayu berbentuk seperti perahu. Pada umumnya berkisar setiker 40-50 cm. Diyakini alat musik Sulawesi Selatan ini pertama kali ditemukan oleh seorang pelaut asal Bugis. Alat musik ini sangat dikenal dan sering dimainkan terutama pada acara-acara adat seperti upacara pernikahan, penjemputan tamu, atau saat bersenda gurau dengan keluarga. Alat musik ini juga biasanya dimainkan sembari mendengangkan lagu-lagu daerah dengan tempo yang tidak pelan.

6. Ana’ Becing

Ana’ Baccing via infofromwe.blogspot.co.id

Becing adalah sebuah alat musik yang terbuat dari logam dan dimainkan dengan cara dipukulkan satu sama lain. Bentuknya yang menarik, yakni mirip sepasang dayung membuat alat musik ini cukup tersohor, terlebih karena sering dimainkan dalam karnaval atau parade pesta dan upacara adat.

7. Puwi-Puwi

Puwi-Puwi via instagram.com

Satu lagi alat musik tiup dengan bentuk yang cukup unik, Puwi-puwi atau juga disebut puik-puik adalah sebuah alat musik berupa terompet khas dari Sulawesi Selatan. Bentuk dan cara memainkan alat musik ini sama persis dengan beberapa alat musik dari daerah lain di Indonesia, seperti serunai di Sumatera, Sronen di Jawa Timur, dan Tarompet di Jawa Barat.

8. Rebana atau Terbang Rebana

Rebana via omeka1.grinnell.edu

Merupakan dua alat musik yang sama. Rebana adalah sebutan bagi masyarakat Bugis, sementara Terbang adalah sebutan bagi masyarakat Makassar. Sebenarnya alat musik ini bukan merupakan asli dari Makassar, tetapi alat ini kerap dimainkan di Makassar, khususnya pada acara-acara hajatan.

9. Gesok – Gesok

Gesok-Gesok via sarungpreneur.com

Bentuk yang unik, nada yang dihasilkan juga begitu indah. Alat musik tradisional dari Sulawesi Selatan ini merupakan alat musik dengan unsur senaryang dikenal dengan nama Gesok-Gesok.

Alat musik ini terbuat dari kayu dan kulit binatang sehingga membuat benda ini identik dengan warna coklat gelap. Gesok-gesok adalah alat musik sejenis rebab dengan dua dawai. Alat musik ini berbentuk menyerupai jantung yang dilengkapi dengan tongkat untuk menggesek, cara memainkannya hampir mirip seperti memainkan biola. Saat ini alat musik ini sudah mulai terlupakan dan tak banyak orang bisa memainkannya.

(Asabell Audida) Seorang mahasiswi perguruan tinggi Universitas Hasanuddin Makassar jurusan Sastra Inggris (2014), aktif menulis fiksi remaja di wattpad.com/asabelliaa